dia lahir dari ke tidak sempurnaan , dan mungkin itu nasib nya …..?

linggkungan yang keras telah menempa nya menjadi karang yang keras , cibiran tajam telah , membuat dia kebal , hinaan dan penghianatan silih berganti …menghantam diri nya , bagai halilintar menghantam bumi yang tak kenal belas kasih…….

tak ada lagi air mata yang tersisa dari si rumput liat ….hehehheheh mungkin karna teriakan dan tanggisan nya tak ada yang mendengar selama ini………dalam angan si rumput liar cuma satu …. dapat bertahan dari semuah ini,,,walau terkadang api dendam …selalu membakar darah dan keringat dari si rumput liar…..dendam akan ketidak adilan hidup,dendam akan orang2,yang menghina sekaligus teman yang berhianat…..terkadan aku pernah mendengar rintihan doa si rumput liar,,,,tiap malam …yang dinggin , terasa menyayat2,hati ,,,terus dan terus menerus …seperti nyayian sang madrail maut , memangil the GOOD Odin yang agung…..

Tuhan , aku pun sedih melihat si rumput liar….tapi apalah daya ,,,, jauh lah kuasaku tuk menolong nya….namun aku terlalu berjanji , pada diriku dan si rumput liat ……..

seperti sair iseng yang aku buat , berjudul :

kembalinya sang raja agung

di saat langgit hitam dan mentari membakar bumi….

di saat anggin kutub menusuk tulang sumsum

dari abu nyala api …. pedang yang patah di tempa kembali

maka hadir lah raja-dari pada raja ….

dan yang hilang pun datang kembali…

dia yang akan menuntaskan dan menumpas dendam si mata satu yang datang dari dunia gelap

saat cahaya mengalakah kuasa kegelapan

maka kesejah traan meliputi alam bumi,

suara2 bergerumuh , terompet sangsakala mengema dari barat sampai ke timur

dan dialah si rumput liar ……… raja dari pada raja ….. sang madrail maut

ini cm iseng ….bukan untuk menyesatkan atau membuat pemahaman baru …hahahhahahahah

bersambung……………………..

salam kaum marginal….dedeziber